Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
  • Call Us 031-8714643, 08113346999, 082141152747
Ceramah Umum Wawasan Kebangsaan, SEKJEN Perhubungan Serukan SDM Unggul

Ceramah Umum Wawasan Kebangsaan, SEKJEN Perhubungan Serukan SDM Unggul

Dalam lawatannya ke wilayah Jawa Timur, Sekretaris Jenderal (SEKJEN) Kementerian Perhubungan, Dr. Ir. Djoko Sasono, M.Sc(Eng), meluangkan waktu untuk memberikan Ceramah Umum Wawasan Kebangsaan yang diselenggarakan pada Rabu, 30 Oktober 2019 di  Ruang Auditorium Politeknik Penerbangan (POLTEKBANG) Surabaya.

Acara dibuka oleh Direktur POLTEKBANG Surabaya dan dihadiri oleh Direktur Politeknik Pelayaran (POLTEKPEL) Surabaya, Direktur API Banyuwangi, Direktur POLTEKPEL Malahayati Aceh, dan para Pejabat Struktural serta perwakilan pegawai di lingkungan UPT BPSDM Perhubungan di Jawa Timur. Total sejumlah 200 peserta mengikuti kegiatan ini.

SEKJEN Perhubungan memberikan materi mengenai Peran dan Arah Baru Kebijakan Pemerintah Kabinet Indonesia Maju dalam Mewujudkan SDM Unggul di Bidang Transportasi pada Era Disrupsi sebagaimana saat ini. Bapak Djoko mengutarakan rasa terima kasihnya kepada para peserta yang ditengah-tengah kesibukannya bersedia hadir untuk bersama-sama mengikuti ceramah umum yang dikemas secara santai tersebut. Materi yang disampaikan memang sangat relevan dengan situasi kekinian  khususnya di kalangan generasi muda di era Disrupsi ini. Disrupsi yang diartikan sebagai tindakan atau proses mengganggu sesuatu atau gangguan dalam perjalanan normal atau kelanjutan dari beberapa kegiatan, memang mengiringi revolusi industri 4.0. Era disrupsi secara tidak langsung menuntut manusia untuk bekerja layaknya sebuah mesin yang mengandalkan logika. Sehingga Sekjen Perhubungan menghimbau agar para pegawai di lingkungan Kementerian Perhubungan agar mengikuti perkembangan era Disrupsi ini namun tanpa mengesampingkan etika berorganisasi agar terbentuk SDM unggul yang tangguh berlogika dan beretika.

Comments are closed.